Bak dua sahabat Manchester United dan Chelsea jadi dua tim Premier League yang tak sabar dengan manajernya
PELANGI4D – Manchester United dan Chelsea kembali menegaskan reputasi sebagai dua klub raksasa Premier League yang identik dengan pergantian manajer. Tradisi tersebut kembali berlanjut pada awal 2026, ketika MU dan The Blues mengambil keputusan drastis di tengah musim.
Manchester United secara resmi memecat Ruben Amorim dari kursi manajer pada Senin (5/1/2026) waktu setempat. Keputusan itu mengakhiri perjalanan singkat pelatih asal Portugal tersebut di Old Trafford, sekaligus memperpanjang daftar manajer yang tumbang pasca-era sosok legendaris Sir Alex Ferguson.
Korban Terbaru Keganasan Manajemen
Sebelumnya, kursi panas Old Trafford telah “memakan” nama-nama besar seperti David Moyes, Louis van Gaal, Jose Mourinho, Ole Gunnar Solskjaer, dan Erik ten Hag.
Fakta ini memperlihatkan betapa belum stabilnya arah proyek jangka panjang klub berjuluk Setan Merah tersebut.
Berdasarkan data Squawka, tingkat kemenangan Amorim bersama MU hanya mencapai 36,92 persen, menjadi yang terburuk di antara manajer tetap MU pasca- Ferguson.
Sebagai perbandingan, Louis van Gaal mencatat win rate 52,43 persen, David Moyes 52,94 persen, Ole Gunnar Solskjaer 54,17 persen, Erik ten Hag 54,69 persen, sementara Jose Mourinho menjadi yang terbaik dengan 58,33 persen.
Adanya ketidakjelasan arah taktik, serta perselisihan dengan petinggi klub terkait kebijakan transfer, sebagai faktor utama yang mempercepat akhir masa jabatannya.
Sementara itu Chelsea yang selalu tidak sabar
Jika Manchester United masih berjuang mencari stabilitas, Chelsea justru sudah lama dikenal sebagai klub yang “kejam” kepada manajer. Tradisi itu berawal sejak era Roman Abramovich pada Juli 2003 dan terus berlanjut hingga kepemimpinan Todd Boehly.
Dalam rentang waktu tersebut, Chelsea tercatat telah menunjuk 23 manajer. Bahkan, beberapa di antaranya menjalani dua periode kepemimpinan, seperti Jose Mourinho, Guus Hiddink, dan Frank Lampard.
Ironisnya, prestasi pun kerap tak menjadi jaminan keselamatan jabatan manajer yang menangani Tim London Biru. Chelsea dikenal tak ragu memecat manajer, meskipun mampu mempersembahkan trofi juara. Kasus terbaru terjadi pada 1 Januari 2026, ketika manajemen Chelsea memutuskan mengakhiri kerja sama dengan Enzo Maresca.
Keputusan melepas Maresca terasa sulit dipahami. Pelatih asal Italia itu berhasil mengantar Chelsea menjuarai UEFA Conference League musim lalu dan Piala Dunia Antarklub 2025, dua prestasi prestisius yang seharusnya menjadi fondasi kuat proyek jangka panjang. Untuk sementara, posisi manajer The Blues dipercayakan kepada Calum McFarlane, yang saat ini menjabat sebagai kepala akademi Chelsea.
Dua tim dengan satu masalah yang sama
Manchester United dan Chelsea kini berada di persimpangan yang serupa. Keduanya memiliki sumber daya besar, skuad mahal, dan ambisi tinggi, tetapi kerap terjebak dalam siklus pergantian manajer tanpa arah jelas.
Pertanyaannya kini, apakah keputusan terbaru akan menjadi awal kebangkitan, atau justru menambah panjang daftar kegagalan proyek jangka pendek di dua klub raksasa Inggris tersebut?
BACA JUGA : BUKTI JACKPOT KEMENANGAN PEMAIN PELANGI4D

SOSMED OFFICIAL PELANGI4D
INSTAGRAM : adminpelangi4d
FANSPAGE FB : Pelangi4D Situs Game Online Terpercaya
TWITTER : PutriPelangi4D
WHATSAPP : WA ADMIN
PINTEREST : PUTRI PELANGI4D
LINK : WWW.PELANGI4D.COM
Berikut HOT PROMO BONUS PELANGI4D:
- Bonus New Member 10% [ Maximal 200 RB
- Bonus Deposit Harian 10% [ Maximal 100 RB ]
- Bonus Winstreak Spesial di Sabung Ayam
- Bonus Cashback up to 15% [SLOT,SPORT,SABUNG AYAM,TANGKAS]
- Bonus Rollingan Mingguan 0.8% [CASINO]
- Bonus Rollingan 0.2% [SLOT,SPORT,SABUNG AYAM,TANGKAS]
- Bonus Referral up to 2% [SPORTBOOKS & SABUNG AYAM]
- Bonus Refferal Slot Games 0.2%
- Bonus Referral Togel :
— 4D & COLOK : 1%
— 2D & 3D : 0.5%
