Februari 26, 2026
library_upload_24_2025_12_1280x720_xabi-alonso-madrid_03d6733

PELANGI4D – Real Madrid memulai musim 2025/2026 dengan keyakinan tinggi ketika Xabi Alonso kembali ke klub sebagai pelatih kepala. Reputasinya sedang menanjak setelah membawa Bayer Leverkusen menjuarai Bundesliga dengan gaya bermain modern yang efisien.

Madrid melihat Alonso sebagai sosok yang mampu memadukan tradisi klub dengan pendekatan taktis generasi baru. Harapan itu sempat tampak beralasan ketika tim memulai musim dengan performa meyakinkan, stabil, dan konsisten.

Identitas permainan yang dibawa Alonso juga terlihat jelas di pekan-pekan awal. Madrid lebih terstruktur dalam membangun serangan, progresi bola cepat, dan tekanan tinggi yang dipasang pada area tertentu membuat lawan kesulitan mengembangkan permainan.

Efeknya langsung terasa, kemenangan demi kemenangan mengalir, kepercayaan diri meningkat, dan wacana bahwa Madrid telah menemukan “versi baru” di bawah Alonso mulai terdengar di berbagai kanal sepak bola Eropa.

Momen puncak dari fase awal itu datang pada Oktober 2025, ketika Madrid menundukkan Barcelona 2-1 dalam El Clasico. Kemenangan tersebut bukan hanya soal skor, tetapi juga soal dominasi mental, organisasi permainan, dan soliditas tim.

Banyak yang melihat hasil itu sebagai titik konfirmasi bahwa proyek Alonso berada di jalur yang tepat. Sayangnya, setelah malam yang seharusnya menjadi batu loncatan itu, arah perjalanan Madrid justru berbelok.

Performa tim menurun drastis di La Liga maupun Liga Champions. Madrid kehilangan poin beruntun di kompetisi domestik dan sempat tersalip Barcelona. Di Eropa, kekalahan dari Liverpool dan Manchester City memicu keraguan, apa yang sebenarnya membuat proyek Alonso tersendat?

1. Gaya Bermain Taktis yang Belum Cocok dengan Materi Pemain

Salah satu kritik paling konsisten terhadap Alonso adalah ketidakcocokan filosofi taktisnya dengan karakter skuad Real Madrid saat ini.

Alonso datang dengan reputasi tinggi setelah sukses di Bayer Leverkusen, di mana ia menerapkan pendekatan permainan yang terstruktur dan intens. Namun di Madrid, strategi tersebut belum sepenuhnya efektif.

Beberapa laporan mengkritik pendekatan taktisnya, termasuk variasi formasi yang terlihat tidak stabil dari pekan ke pekan serta masalah pada fase transisi pertahanan.

Real Madrid musim ini sering kebobolan melalui serangan balik lawan, mengindikasikan kurangnya kedisiplinan struktur pertahanan yang diproyeksikan Alonso, terutama dalam menghadapi tim-tim yang cepat menekan lawan.

Masalah lain yang disorot adalah ketergantungan berlebihan terhadap sejumlah individu seperti Kylian Mbappe, sementara pemain lain gagal secara konsisten memberikan kontribusi ofensif ketika Mbappe tidak mencetak gol.

SOSMED OFFICIAL PELANGI4D
INSTAGRAM : adminpelangi4d
FANSPAGE FB : Pelangi4D Situs Game Online Terpercaya
TWITTER : PutriPelangi4D
WHATSAPP : WA ADMIN
PINTEREST : PUTRI PELANGI4D
LINK : WWW.PELANGI4D.COM


Berikut HOT PROMO BONUS PELANGI4D:

  • Bonus New Member 10% [ Maximal 200 RB
  • Bonus Deposit Harian 10% [ Maximal 100 RB ]
  • Bonus Winstreak Spesial di Sabung Ayam
  • Bonus Cashback up to 15% [SLOT,SPORT,SABUNG AYAM,TANGKAS]
  • Bonus Rollingan Mingguan 0.8% [CASINO]
  • Bonus Rollingan 0.2% [SLOT,SPORT,SABUNG AYAM,TANGKAS]
  • Bonus Referral up to 2% [SPORTBOOKS & SABUNG AYAM]
  • Bonus Refferal Slot Games 0.2%
  • Bonus Referral Togel :
    — 4D & COLOK : 1%
    — 2D & 3D : 0.5%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *