
Lionel Messi merayakan gol Julian Alvarez di laga Argentina vs Zambia, Rabu (01/04/2026). (c) AP Photo/Gustavo Garello
PELANGI4D – Teka-Teki ‘Last Dance’ Lionel Messi, Argentina bersiap mempertahankan gelar juara dunia pada turnamen akbar tahun 2026 mendatang. Tim asuhan Lionel Scaloni tetap menjadi favorit utama untuk kembali merajai kompetisi di Amerika Utara.
Namun, satu pertanyaan besar muncul mengenai ketersediaan sang kapten utama, Lionel Messi. La Albiceleste mungkin harus berjuang tanpa kehadiran pemain terbaik sepanjang masa tersebut di lapangan.
Status partisipasi bintang Inter Miami ini masih menjadi teka-teki bagi jutaan penggemar sepak bola. Semua mata tertuju pada setiap gerak-gerik sang pemain menjelang pembukaan turnamen paling bergengsi ini.
Messi baru saja menunjukkan performa apik dalam laga uji coba melawan Mauritania dan Zambia. Ia bahkan turut menyumbang gol saat Argentina melumat Zambia dengan skor telak lima gol tanpa balas.
Kebugaran fisik dan hasrat bertanding menjadi faktor penentu masa depan Messi di level internasional. Berikut adalah rangkuman detail mengenai potensi kehadiran La Pulga di panggung dunia edisi ke-23.
Restu Lionel Scaloni dan Kenyamanan Skuad

Lionel Messi mengangkat replika trofi Piala Dunia saat upacara perayaan bersama penggemar setelah laga uji coba internasional melawan Panama di Buenos Aires, 23 Maret 2023 (c) AP Photo/Gustavo Garello
Pelatih Lionel Scaloni secara terbuka menyatakan harapannya agar Messi tetap memimpin tim nasional Argentina. Ia percaya kehadiran sang kapten akan memberikan pengaruh psikologis yang sangat positif bagi para pemain muda.
Scaloni menekankan bahwa keputusan akhir sepenuhnya berada di tangan Messi tanpa adanya tekanan dari pihak mana pun. “Akan menjadi suatu kehormatan jika Messi memutuskan untuk bermain di Piala Dunia,” kata pelatih Argentina itu.
Prioritas staf pelatih saat ini adalah memastikan Messi merasa bahagia dan nyaman di dalam tim. Scaloni ingin Messi menikmati Piala Dunia 2026 dan kini tengah membantunya merasa nyaman.
“Dia menginginkan hal yang sama seperti kita—dia lebih santai sekarang karena dia sudah memenangkan satu gelar,” tutur Scaloni.
Semangat juang sang megabintang diharapkan mampu menular kepada seluruh jajaran ofisial dan pemain lainnya. Cerita heroik di Qatar diharap bisa terulang.
“Keinginannya untuk berada di sana dan berbagi pengalaman itu ada. Kita akan lihat apa yang dia putuskan, dan kita akan mendukungnya,” pungkas Scaloni.
Kondisi Fisik dan Ambisi Pribadi La Pulga

Timnas Argentina merayakan gol Lionel Messi ke gawang Venezuela, Jumat (5/9/2025) (c) AP Photo/Natacha Pisarenko
Lionel Messi saat ini memegang rekor penampilan terbanyak di sejarah Piala Dunia dengan catatan 26 pertandingan. Pengalamannya dalam lima edisi berbeda menjadi modal berharga jika ia memutuskan untuk kembali berlaga.
Teka-Teki ‘Last Dance’ Lionel Messi, Meskipun usianya sudah tidak muda lagi, hasrat Messi untuk membela negaranya di level tertinggi belum padam. Ia sempat memberikan sinyal positif mengenai keinginannya terlibat dalam turnamen di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Namun, faktor kesiapan fisik menjadi syarat mutlak yang harus dipenuhi sebelum ia mengiyakan panggilan tim nasional.
“Merupakan sesuatu yang luar biasa untuk menjadi bagian dari Piala Dunia, dan saya ingin berada di sana,” ungkap Messi pada Oktober 2025 lalu.
Messi enggan menjadi beban tim dan hanya ingin bermain jika mampu memberikan kontribusi yang nyata.
“Saya ingin terlibat, merasa nyaman, dan membantu tim jika saya mampu,” tegas pemain berjuluk La Pulga tersebut.
